Thursday, December 2, 2010

Diciptakan Jejaring Sosial Balita Pertama Di Dunia

Jejaring Sosial Pertama DI Dunia

Kini tak hanya orang dewasa yang bisa saling terhubung melalui situs jejaring sosial, bayi pun bisa pasang status di situs jejaring sosial internet. Seperti dikutip dari Technology Review, perusahaan desain Passi and Ripatti belum lama ini telah berhasil merancang sebuah purwarupa mainan kayu yang terhubung ke internet, yang bisa digunakan para bayi untuk menyiarkan status mereka di internet.
"Kami pikir, bayi-bayi juga perlu mendapatkan kesempatan untuk belajar menggunakan media sosial sejak dini.Oleh karenanya kami membuat IOBR, tool media sosial pertama untuk para balita," kata Passi and Ripati dalam situs blog mereka.
Namun, jejaring sosial ini tak memerlukan kemampuan khusus yang dimiliki orang dewasa, seperti membaca atau bermain komputer.
Untuk terhubung ke jejaring sosial tersebut, para balita harus menggunakan kotak mainan Brio Sorting Box yang sudah dikoneksikan dengan modul IO-204 yang terhubung ke internet. Dengan demikian, alat-alat tersebut bisa saling terhubung dengan situs web IoBridge.
Untuk mengupdate status, para bayi tak musti mengetik di komputer, seperti orang dewasa mengupdate status di Facebook atau Twitter. Cukup mencocokkan mainan berbentuk segitiga, bujur sangkar, atau lingkaran ke dalam kotak sorting box.
Mainan berbentuk segitiga, bujur sangkar, atau lingkaran itu sendiri merupakan representasi dari status para bayi.

Batang segitiga melambangkan status bayi saat baru bangun tidur, batang lingkaran melambangkan status bayi saat gosok gigi, dan batang bujur sangkar melambangkan bayi tengah makan.
Sistem jejaring sosial IOBR

Saat batang kayu tadi dicocokkan ke dalam kotak, sensor di kotak akan mendeteksi medan magnet pada batang mainan, dan mengirimkan sinyal ke modul IOBR yang diteruskan ke internet, sehingga status di internet akan berubah menampilkan pengumuman aktivitas bayi, sesuai yang tergambar pada batang mainan tersebut.
"Pagi dan sore hari merupakan waktu-waktu yang paling merepotkan bagi orang tua karena mereka baru saja hendak berangkat dan pulang kerja. Oleh karenanya kami memfokuskan pada kegiatan-kegiatan bayi di waktu tersebut," kata Passi and Ripatti.
Yang lebih penting, alat ini juga bisa memberi motivasi bagi anak-anak untuk lebih giat mengerjakan aktivitas mereka, karena mereka bisa memantau kegiatan yang sama yang dilakukan oleh teman-teman bayi lainnya.

Sumber:vivanews.com

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...