Thursday, June 30, 2011

Foto 23 Lukisan Paling Mahal di Dunia

Foto 23 Lukisan Paling Mahal di Dunia-Kasimir Malevich “Suprematist Composition” in 1916.
It was sold in 2008 for $ 60.0 million.

Vincent van Gogh, “Portrait of Dr. Gachet” in 1890. Sold May 15, 1990 for $ 82.5 million
Leonardo da Vinci’s “Portrait of Mrs. Lisa Giocondo” 1503-1505 years. The only painting in the Louvre, which is not insured, as they say in the Louvre, “Because it is invaluable.”
In 1962, before the show in its U.S. insurance cost was estimated at $ 100 million.


Peter Paul Rubens’ Massacre of the Innocents “1609-1611 years. Sold July 10, 2002 for $ 76,761 million

Pierre-Auguste Renoir “The Ball at the Moulin de la Galette,” 1876. Sold May 17, 1990 for $ 78.1 million

Mark Rothko, “White Center” in 1950. Was sold in 2007 for $ 72.84 million

Willem de Kooning “Woman III» 1953. Was sold in November 2006 for $ 137.5 million

Pablo Picasso’s “Nude, green leaves and bust” in 1932. Was sold to May 5, 2010 for $ 106.5 million

Gustav Klimt “Portrait of Adele Bloch-Bauer II» 1912. Sold November 8, 2006 for $ 87,936 million,

Jasper Johns, “False start” in 1959. Was sold October 12, 2006 for $ 80 million

Willem de Kooning, “Police Gazette” in 1955. Was sold October 12, 2006 for $ 63.5 million

Jackson Pollock «No. 5 “1948. Was sold to February 2, 2006 for $ 140 million

Pablo Picasso’s “Woman with arms crossed,” 1901-1902 years. Sold November 18, 2000 for $ 55.0 million

Vincent Van Gogh “Portrait of the artist without his beard,” 1889. Was sold in 1998 for $ 71.5 million

Gustav Klimt “Portrait of Adele Bloch-Bauer I» 1907. Was sold June 18, 2006 for $ 135 million

Pablo Picasso’s “Boy with a Pipe” in 1905. Sold May 4, 2004 for $ 104.1 million.

Vincent Van Gogh “Wheatfield with Cypresses,” 1916. Was sold in 1993 for $ 57.0 million

Pablo Picasso’s “Dora Maar with Cat” in 1941. Was sold to May 3, 2006 for $ 95.2 million

Francis Bacon, “Triptych,” 1976. Was sold in May 2008 for $ 86.281 million,

Paul Cezanne, “Still Life with Jug and drapery” 1893-1894 years. Was sold in May 1999 for $ 60,205 million,

Paul Gauguin, “Bathers” in 1898. Was sold in October 2005 for $ 55.0 million,

Claude Monet’s “pond with water lilies” in 1919. Was sold in June 2008 for $ 80.451 million,

Andy Warhol, “Alarm Green Machine” in 1963. Was sold in 2007 for $ 71.72 million

Baca juga:
Sumber: menujuhijau.blogspot.com

Foto Pesepakbola Wanita Cantik Ukraina

Foto Pesepakbola Wanita Cantik Ukraina-Laki-laki yang tidak suka sepak bola sama sekali akan mengubah pendapatnya setelah melihat gadis-gadis cantik ini bermain !
Ini tim sepak bola wanita dari kereta Ukraina dengan antusias meski mereka tidak ada sponsor, mengambil bagian dalam kejuaraan negara dan internasional dan bahkan bersaing dengan tim laki-laki!

















Sumber: menujuhijau.blogspot.com

5 Penyakit Yang Bisa Membuat Gila Pengidapnya

5 Penyakit Yang Bisa Membuat Gila Pengidapnya-Ini bukan tentang penyakit orang gila yang sebenarnya karena gangguan saraf dan otak seperti skizofrenia. Tapi kegilaan dari penyakit ini yang sangat aneh dan tidak dapat disembuhkan hingga membuat penderitanya sangat tersiksa.

Seperti dikutip dariFoxNews, orang-orang yang menderita penyakit ini terlihat aneh oleh lingkungan sekitarnya:

1. Penyakit Addison
Penyakit Addison termasuk dalam gangguan hormon. Penyakit ini terbilang 'gila' karena dapat menyebabkan kematian akibat tekanan emosi yang muncul tiba-tiba. Penyakit ini belum bisa disembuhkan tapi dapat dikendaikan dengan obat-obatan.

Penyakit Addison disebut juga dengan Polyglandular Addison's. Penyakit ini terjadi karena tubuh tidak mampu memproduksi adrenalin, hormon yang bertanggungjawab terhadap stres. Tanpa adrenalin, organ tubuh tidak bisa menanggapi stres yang membuat penderitanya jadi emosi labil dan depresi.

Penyakit Addison dapat menyebabkan sifat lekas marah, emosi meledak-ledak dan depresi karena penderita kekurangan garam dan menderita kadar gula yang rendah.

Gejala yang muncul seperti kelelahan kronis, otot melemah, nafsu makan hilang, berat badan turun drastis, mual, muntah, diare, tekanan darah rendah yang menyebabkan sering pingsan dan beberapa area kulit berubah warna menjadi gelap.

Jika terjadi pada anak-anak efeknya akan lebih parah dibandingkan pada orang dewasa. Pengobatan yang diberikan biasanya berupa steroid untuk mengendalikan penyakitnya.

2. Distrofi Refleks Simpatis (RSD/Reflex Sympathetic Dystrophy)
Penyakit ini termasuk dalam gangguan saraf. Orang yang menderita penyakit ini menjadi seperti gila karena rasa nyeri yang membakar tubuh seperti api. Penyembuhan penyakit ini sangat kompleks karena muncul secara spontan, obat-obatan yang diberikan hanya mengurangi gejalanya saja.

Penderita RSD seperti disiksa setiap bangun pagi karena rasa sakit yang membakar kaki, lengan dan penderita merasa seperti berada di api neraka. Setiap menyentuh sesuatu akan terasa panas dan bengkak serta muncul keringat yang berlebihan.

Penyakit ini diyakini sebagai reaksi berantai abnormal dari sistem saraf simpatik, yakni sistem tubuh yang mengatur aliran darah di kulit. Penyakit ini secara spontan bisa hilang dengan sendirinya tapi kalau sudah timbul luar biasa sakitnya. Banyak pasien menjalani perawatan intensif selama bertahun-tahun hanya untuk mengurangi rasa sakit.

3. Trimethylaminuria (TMAU) atau Sindrom Bau Ikan
Penyakit ini karena adanya gangguan metabolisme langka. Penyakit ini bikin orang menjadi gila karena menyebabkan penderitanya berbau amis seperti ikan. Meski sulit disembuhkan ada beberapa cara untuk mengurangi gejalanya.

Trimethylaminuria (TMAU) atau juga dikenal dengan sindrom bau ikan, merupakan gangguan metabolisme yang sangat langka, yang menyebabkan cacat dalam produksi normal enzim Flavin yang mengandungmonooxygenase 3 (FMO3).

Ketika FMO3 tidak bekerja dengan benar atau jumlah yang dihasilkan tidak cukup, maka tubuh kehilangan kemampuan untuk menghancurkan trimetilamina (TMA) dari senyawa prekursor dalam pencernaan makanan menjadi trimetilamin oksida (TMAO).

Inilah yang menyebabkan terjadinya TMAU, trimetilamina yang akhirnya menumpuk akan menghasilkan bau urine, keringat dan bau napas yang sangat kuat dan amis.

Walaupun sering mandi, menggunakan deodoran, parfum dan cologne tidak cukup menghilangkan bau yang menempel di tubuh. Akibatnya, si penderita bisa menjadi terpuruk secara psikologis dan kehidupan sosialnya.

Tidak ada obat untuk penyembuhan TMAU. Pasien yang terkena penyakit ini hanya dapat mengurangi bau dengan membatasi makanan yang tidak memicu timbulnya TMA. Tapi ini cukup merepotkan karena hampir semua makanan sehari-hari seperti telur, kacang-kacangan, daging dan ikan berisi asam amino kolin yang merupakan molekul pembentuk TMA.

4. Penyakit Morgellons
Jenis penyakit ini adalah gangguan kulit. Penyakit Morgellons ini membuat penderitanya bisa menjadi gila karena selalu merasa gatal tanpa diketahui penyebabnya. Penyakit ini bahkan masih diperdebatkan apakah nyata atau hanya imajinasi penderitanya.

Penyebab penyakit ini tidak diketahui karena gatal-gatal yang dikeluhkan sulit dipahami. Pasien biasanya akan mengeluhkan rasa gatal dan ingin terus menerus menggaruk. Pasien yakin ada sesuatu di bawah kulitnya yang bisa menginfeksi seperti cacing parasit.

Hal inilah yang membuat seseorang menggaruk terus karena berusaha ingin mengeluarkan penyebab rasa gatalnya. Pasien akan mengatakan bahwa dirinya harus menggaruk terus menerus untuk mengeluarkan parasit tersebut dari dalam kulitnya.

Pasien seringkali menggambarkan sesuatu yang hidup di bawah kulitnya sebagai serat kecil. Jika dilihat dengan mikroskop diyakini berwarna putih, biru, merah atau hitam. Selain itu, ada juga yang meyakininya sebagai butiran seperti pasir yang berwarna hitam atau putih di dalam kulitnya.

5. Harlequin ichthyosis
Ini adalah penyakit kulit genetik. Biasanya muncul pada bayi yang baru lahir yang kulitnya mengeras dan bersisik berbentuk seperti berlian. Belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini.

Bayi dengan kondisi ini lahir dengan kulit keras, tebal dan kekeringan yang luar biasa di hampir semua kulit tubuhnya.

Kondisi ini membuat bayi kesulitan mengendalikan kehilangan cairan, sulit mengatur suhu tubuh dan susah melawan infeksi. Akibatnya banyak bayi seperti ini yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan dan terkena infeksi ketika lahir.

Pasien seperti ini biasanya meninggal saat bayi. Hanya beberapa pasien saja yang mampu bertahan hidup hingga dewasa dan itu pun perjuangan sangat susah karena setiap waktu harus mengoleskan pelembab (lotion) ke tubuhnya.
Baca juga:


Sumber: menujuhijau.blogspot.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...